6 Tips Liburan Aman Untuk Pendakian ke Area Kawah Gunung Bromo


Gunung Bromo adalah salah satu tempat wisata alam di Jawa Timur yang paling terkenal di seluruh dunia. Keindahan pemandangan alam Bromo ketika matahari terbit merupakan gambar tempat wisata yang mempesona setiap wisatawan dan fotografer.

Sebagai salah satu obyek wisata di Jawa Timur yang populer di kalangan wisatawan, Gunung Bromo telah dikunjungi oleh jutaan wisatawan setiap tahunnya. Selain sebagai tempat liburan keluarga, salah satu tempat wisata terindah di Indonesia ini juga dijadikan sebagai tempat wisata pendidikan, yaitu penelitian kondisi geografis tanah pegunungan Tengger.

Keeksotisan Tempat Wisata Gunung Bromo

Tips Liburan Aman Untuk Pendakian ke Area Kawah Gunung Bromo

 

Salah satu tempat wisata di Jawa Timur ini memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri karena gunung bromo memiliki lautan pasir yang cukup luas, tidak hanya itu gunung bromo juga memiliki ketinggian sekitar 2100 meter diatas permukaan laut.

Anda bisa menikmati keindahan dan keeksotisan tempat wisata gunung bromo dengan beberapa kegiatan sebagai betikut.

Melihat Sunrise Di Gunung Bromo

Melihat Sunrise Di Gunung Bromo

Sebagian besar pengunjung tempat wisata gunung bromo ingin menikmati keindahan matahari yang terbit dari arah timur. Para pengunjung akan melakukan pendakian mulai dari tengah malam hingga sekitar jam 5 pagi. Ketika langit tidak mendung dank abut juga tidak menghalangi maka pengunjung akan melihat keindahan matahari terbit dari puncak gunung bromo.

Untuk pertama kalinya anda akan melihat satu bulatan yang dimulai dari ukuran terkecil matahari bak kelereng kecil. Kemudian tidak lama bulatan kecil matahari tersebut semakin lama akan semakin membesar hingga membentuk bulatan secara utuh dan memancarkan sinar yang akan membuat para pendaki dapat menikmati keindahan matahari terbit diantara gunung-gunung lainnya yang berada di sekitar gunung bromo.

Keindahan Kawah Gunung Bromo

Keindahan Kawah Gunung Bromo

Setelah melewati lautan pasir yang sangat luas, anda akan menikmati keindahah kawah gunung bromo. Sebelum itu, anda harus melewati sekiatar 250 anak tangga yang sudah dibangun di sisi gunung dan sesampainya di bibir kawah, anda akan melihat bagian tengah gunung bromo yang selalu berasap.

Namun, saat melakukan pendakian untuk bisa melihat keindahan kawah gunung bromo anda harus berhati-hati. Oleh karena itu, pembahasan selanjutnya akan membahas mengenai tips iburan aman pendakian ke kawah gunung bromo yang bisa anda coba terapkan.

Tips Liburan Aman ke Kawah Gunung Bromo

Tips Liburan Aman ke Kawah Gunung Bromo

Tempat wisata di Jawa Timur ini menyimpan potensi wisata yang tidak kalah menarik dibanding beberapa pariwisata Jawa Timur lainnya. Meski demikian, berlibur ke wisata Gunung Bromo merupakan kegiatan yang mengundang bahaya.

Mengapa berlibur ke Gunung Bromo sangat berbahaya? Karena Gunung Bromo adalah salah satu gunung teraktif di dunia yang setiap saat bisa saja menunjukkan aktifitas vulkanisnya. Obyek wisata Jawa Timur yang terletak di empat kabupaten/kota (Lumajang, Malang, Pasuruan, dan Probolinggo) ini sering dilanda gempa tremor berskala kecil hingga menengah.

Pendakian Gunung Bromo adalah kegiatan menyenangkan bagi setiap backpacker. Ketinggian Gunung Bromo yang tidak terlalu tinggi memudahkan setiap wisatawan mendekati puncak gunung, bahkan hingga ke bibir kawah Gunung Bromo. Benar-benar liburan yang menantang jiwa adrenalin Anda.

Lalu, apa saja tips liburan yang perlu diperhatikan ketika wisatawan mendaki ke area yang mendekati kawah Gunung Bromo? Berikut rangkum tips pribadi berlibur ke Bromo.

  1. Hindari berlibur ke Gunung Bromo pada musim penghujan

Walaupun transportasi di desa-desa sekitar kawasan Gunung Bromo sudah lancar, maksudnya jalan desa sudah diaspal, tetap saja wisatawan harus ekstra hati-hati berkendara di area Bromo. Jalan licin dan tanjakan esktrim akan wisatawan hadapi ketika tiba masa musim penghujan.

Oleh karena itu, sebisa mungkin rencanakan liburan Anda ke Gunung Bromo ketika sedang berlangsung musim kemarau. Lebih baik kondisi jalan berdebu tapi kering daripada jalanan basah dan becek.

  1. Ketahui jalur pendakian Gunung Bromo yang paling mudah

Ada beberapa pilihan jalur transportasi menuju kawasan wisata Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru. Anda bisa memulainya dari wilayah yang paling dekat dengan rumah dan memiliki medan yang dikenal dengan baik. Jika wisatawan berangkat dari Kota Malang, jalur Ngadas merupakan pilihan terbaik. Namun kebanyakan wisatawan yang berlibur ke Bromo akan memilih transportasi dari Sukapura di Probolinggo, seperti halnya saya, karena jalannya relatif lebih sedikit tanjakan. Jalur Probolinggo juga relatif lebih mudah dilalui oleh bus berukuran kecil.

  1. Patuhi pengumuman dan peringatan yang dikeluarkan oleh pengelola Gunung Bromo

Tempat wisata Gunung Bromo dikelola oleh Pemerintah Daerah setempat melalui petugas kawasan wisata Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru. Mereka selalu memantau perkembangan aktifitas vulkanologi Gunung Bromo. Mereka juga mengeluarkan pengumuman Waspada 1, 2 dan 3 terhadap para wisatawan Bromo.

Bahkan dalam keadaan darurat bisa saja salah satu tempat wisata terfavorit di Jawa Timur ini ditutup secara tiba-tiba. Anda harus mematuhi peringatan pengelola tempat wisata Bromo demi keamanan berlibur di salah satu tempat wisata di Probolinggo.

  1. Sewalah kendaraan bermotor yang memiliki performa mesin prima

Ada kalanya liburan ke Gunung Bromo dilakukan seorang diri alias solo traveler. Cara liburan ini pada umumnya dilakukan oleh para backpacker. Untuk kebutuhan berkeliling ke berbagai sudut Gunung Bromo yang menarik, seringkali backpacker harus menyewa kendaraan bermotor, bisa mobil maupun sepeda motor.

Penyewaan motor atau mobil ini bisa dijumpai banyak sekali di sekitar kawasan Gunung Bromo. Pilihlah kendaraan yang memiliki performa mesin prima. Jangan hanya menilai kendaraan dari tampilan luarnya saja. Kalau perlu, cobalah kendarai motor atau mobil tersebut untuk mengetahui kenyamanan mesinnya.

  1. Penuhi kebutuhan nutrisi tubuh dan bawalah bekal makanan secukupnya

Liburan mendaki gunung merupakan jenis traveling yang membutuhkan kondisi fisik yang kuat. Walaupun Gunung Bromo tingginya tidak seberapa, tapi udara dingin akan menjadi tantangan tersendiri bagi setiap wisatawan. Usahakan perut dalam kondisi terisi makanan ketika akan melakukan perjalanan di Lautan Pasir Bromo.

Ini kejadian nyata, kalau perut lapar dan dipaksakan naik gunung yang berhawa dingin, yang ada malah menimbulkan kram perut. Jangan lupa bawa cemilan atau makanan kecil sekedar untuk menghasilkan pembakaran di dalam tubuh sehingga suhu tubuh tetap hangat.

  1. Pahami aturan-aturan tak tertulis yang berlaku di area Gunung Bromo

Area wisata Gunung Bromo merupakan kawasan masyarakat adat suku Tengger yang memegang adat-istiadat dan tradisi yang kuat. Meskipun jaman sudah modern, mereka tetap mempertahankan aturan-aturan tidak tertulis yang wajib dipatuhi oleh setiap penduduk asli maupun pendatang disana.

Oleh karena itu, ketahui apa saja aturan adat yang tidak boleh dilanggar selama berada di area Gunung Bromo. Info ini bisa diperoleh lewat gugling di internet maupun bertanya langsung kepada orang yang berpengalaman kesana. Walaupun hal ini terkesan sepele, tapi kalau Anda langgar bisa menimbulkan masalah yang tidak diinginkan.

Demikian beberapa tips liburan ke Bromo yang bisa saya bagi. Tips-tips di atas saya dapatkan menurut pengalaman saya pribadi waktu liburan ke Bromo. Lain orang, tentu saja lain pengalaman. Oleh sebab itu, kalau ada pembaca artikel ini yang bersedia menambahkan tips-tips lainnya, silakan berbagi melalui kolom komentar. Ayo liburan ke Gunung Bromo!