Jenis Investasi untuk Pemula

Jenis Investasi untuk Pemula –  Hai semuanya, jika sebelumnya saya sudah membahas seputar keuangan tentang aplikasi pinjam uang online dan pinjaman online 24 jam. Kali ini saya akan bahas seputar keuangan lagi tapi dengan topik yang sedikit berbeda, yaitu jenis investasi untuk pemula. Ya, jika sebelumnya saya membahas tentang pinjaman, kali ini saya akan bahas tentang jenis investasi nih. Kebalikan dari pinjaman.

Oke, saya yakin kalian yang sedang membaca artikel ini pasti sudah sadar pentingnya berinvestasi.

Oleh karena itu, sebagai pemula kalian sedang berusaha mencari jenis-jenis investasi untuk pemula yang pas.

Gitu kan? Sama halnya dengan saya.

Diumur saya yang ke 24 ini, saya sudah merasa cukup terlambat untuk mengenal dan mencari tahu masalah investasi.

Karena bahkan di umur seperti saya saat ini sudah ada banyak orang yang sukses di dunia investasi.

Pentingnya Investasi untuk Masa Depan

Pentingnya Investasi untuk Masa Depan
Pentingnya Investasi untuk Masa Depan

But no problem, ’cause late is better than never ya kan?

Oke, jadi cerita sedikit akhir-akhir ini saya dan suami sudah mulai ingin merencanakan keuangan di masa depan.

Dan suami saya menyarankan untuk berinvestasi saja daripada uang dianggurin dan hanya di simpan di rekening saja.

Saya mulai mempertimbangkan tentang investasi ini.

Tergeraklah hati saya untuk mencari tahu kira-kira jenis investasi apa yang pas dan cocok dilakukan oleh pemula.

Ya, saya orangnya sedikit takut dengan risiko. Padahal saya tahu ilmu mutlak investasi adalah high risk, high return.

Sebenarnya dibilang awam banget, saya tidak terlalu awam dalam hal investasi karena sebagai mahasiswa ekonomi, ini juga sudah pasti saya pelajari selama kuliah dulu.

Tapi yang namanya manusia, pasti mencari tahu berita terupdate dong ya tentang investasi.

Saya mulai mencari lagi jenis investasi untuk pemula terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan investasi.

Oke dari beberapa sumber yang sudah saya baca, ada beberapa jenis investasi untuk pemula yang wajib diketahui.

Kira-kira apa saja? Langsung saja yuk simak ulasannya berikut ini.

Baca Juga: 15 Peluang Bisnis Online Sampingan Yang Bisa Dikerjakan Di Rumah

Bentuk Investasi untuk Pemula

Bentuk Investasi untuk Pemula
Bentuk Investasi untuk Pemula

Sebelum membahas tentang jenis investasi, saya akan bahas terlebih dahulu tentang bentuk investasi agar kalian paham pengelompokan jenis investasi tersebut selanjutnya.

Oke, jadi bentuk investasi sendiri dibagi menjadi 2 kelompok yaitu:

  1. investasi pada aktiva rill dan
  2. Investasi pada aktiva finansial.

Apa sih bedanya? Jadi, begini!

Investasi pada aktiva rill adalah bentuk investasi yang dilakukan ke dalam jenis aktiva atau aset secara rill. Contohnya, seperti saat kalian investasi emas, properti, tanah, logam mulia dan yang lainnya. Intinya investasi yang dilakukan ada fisiknya secara rill lah pokoknya.

Sedangkan investasi pada aktiva finansial adalah bentuk investasi yang dilakukan dalam bentuk surat-surat berharga. Misalnya seperti investasi saham, sertifikat deposito, obligasi, dan surat berharga lainnya.

Jenis Investasi untuk Pemula

Nah, sekarang kita beralih ke jenis investasi untuk pemula.

Jadi nih, setelah saya membaca dari sumber yang berbeda yakni menurut investopedia dan juga nerdwallet.

Ada beberapa jenis investasi untuk pemula yang bisa dipilih.

1. Emas

Emas
Emas

Emas adalah jenis investasi untuk pemula yang aman. Investasi emas termasuk ke dalam bentuk investasi aktiva rill.

Investasi emas termasuk ke dalam jenis investasi yang low risk karena sudah pasti untung. Walaupun return yang didapatkan rendah.

Seperti yang kita tahu harga emas akan terus menerus meningkat seiring dengan perkembangan jaman.

Tidak ada ceritanya harga emas turun.

Jadi, sudah dapat dipastikan bahwa kalian akan mendapatkan keuntungan saat berinvestasi emas.

Walaupun keuntungan yang didapatkan sangat kecil dibandingkan dengan jenis investasi yang lainnya.

Keuntungan investasi emas adalah kalian dapat mencairkannya dengan mudah.

Sekarang sudah ada banyak penyedia jasa jual beli emas antam murni untuk investasi.

Bahkan nih, kalian juga bisa membelinya dengan mudah di marketplace seperti bukalapak dan tokopedia.

Baca Juga: Investasi Emas: Pengertian, Jenis, Keuntungan Hingga Cara Investasi Emas

2. Real Estate/Properti atau Tanah

Real Estate Properti atau Tanah
Real Estate Properti atau Tanah

Selain emas, jenis investasi untuk pemula yang paling aman berikutnya adalah real estate/properti atau tanah.

Jenis investasi ini juga memiliki risiko yang sangat kecil karena sudah pasti harga properti dan tanah akan terus meningkat di masa depan.

Jika kalian mengeluarkan biaya investasi yang lebih, bisa jadi kalian akan mendapatkan keuntungan yang lebih juga.

Kekurangannya hanya satu, untuk kita para pemula yang sedang belajar investasi menurut saya investasi real estate/properti atau tanah ini memerlukan modal yang cukup besar.

Sehingga sepertinya untuk para investor pemula seperti saya yang masih belum memiliki uang yang cukup besar untuk berinvestasi dan sedang belajar investasi rasanya masih kurang cocok sih!

Menurut kalian bagaimana?

Baca Juga: 10 Daftar Aplikasi Pinjam Uang Online Terdaftar OJK, Syarat dan Cara Pengajuannya

3. Sertifikat Deposito

Sertifikat Deposito
Sertifikat Deposito

Jenis investasi untuk pemula berikutnya yang tergolong low risk atau risikonya amat sangat rendah adalah sertifikat deposito.

Nah, bagi kalian yang masih belum paham sebenarnya apa sertifikat deposito?

Jadi, sertifikat deposito adalah suatu instrumen investasi yang sangat likuid dan dapat dikatakan mirip sekali dengan uang tunai.

Deposito memberikan bunga lebih tinggi daripada tabungan dengan ketentuan uang yang didepositokan akan ditahan dalam jangka waktu tertentu yang sudah ditetapkan dan disepakati.

Dan biasanya jika dana dicairkan sebelum jangka waktu yang sudah ditetapkan, kalian akan dikenakan penalty atas pencairan deposito ini.

Sertifikat deposito ini termasuk ke dalam bentuk investasi finansial setara kas dan mudah sekali dicairkan. Jenis investasi untuk pemula yang satu ini sangat aman dan sangat mudah dilakukan.

Kalian akan mendapatkan kembali uang yang didepositokan sekaligus bunga yang sudah ditetapkan, sehingga amat sangat aman.

Eits tapi, walaupun tergolong aman dan low risk tapi return yang akan kamu dapatkan juga sangat rendah loh karena biasanya tingkat bunga yang diberikan jarang mengalahkan inflasi.

Oke jadi, balik lagi ke hukum investasi ya. Low risk, low return/high risk, high return.

4. Saham

Saham
Saham

Saham adalah jenis investasi yang paling banyak dikenal.

Tapi sebenarnya apa itu saham?

Jadi, saham adalah jenis investasi di perusahaan tertentu. Saham sendiri menginterpretasikan kepemilikan atas aset perusahaan.

Saham diterbitkan oleh perusahaan yang membutuhkan investor demi kemajuan usahanya.

Nah, dalam hal ini perusahaan akan menjual saham untuk mendapatkan uang tunai sebagai modal.

Sebagai pemilik saham, nantinya kalian dapat menjual atau membeli kembali saham di suatu perusahaan.

Saham termasuk ke dalam jenis investasi high risk, akan tetapi sudah pasti kalian akan mendapatkan high return juga dalam hal ini.

Sebenarnya bagaimana skema investasi saham sehingga dapat membuat investor menghasilkan uang?

Jadi, nih sebagai investor kalian akan mendapatkan uang atau keuntungan pada saat nilai saham yang dimiliki naik.

Nah, saat nilai saham naik kalian bisa langsung menjual saham untuk bisa mendapatkan keuntungan.

Tak hanya itu, kalian juga akan mendapatkan keuntungan dari pembayaran dividen dari perusahaan sesuai persentase saham yang kalian miliki.

Semakin besar pendapatan perusahaan, maka akan semakin besar pula diveden yang akan kalian dapatkan.

Baca Juga: Investasi Saham: Pengertian, Jenis Hingga Cara Investasi Saham

5. Obligasi

Obligasi
Obligasi

Jenis investasi berikutnya adalah obligasi. Buat kalian yang masih belum tahu sebenarnya apa itu obligasi.

Jadi, obligasi adalah instrumen utang yang biasanya mewakili pinjaman yang dilakukan oleh seorang investor untuk peminjam.

Obligasi ini merupakan investasi yang melibatkan perusahaan dan juga lembaga pemerintahan.

Jadi, sudah dapat dikatakan obligasi ini termasuk ke dalam investasi yang low risk dan aman.

Tapi dibandingkan dengan deposito, obligasi memiliki tingkat bunga atau return yang lebih tinggi.

Tapi, jenis investasi ini lebih berisiko dibandingkan deposito karena apabila peminjam modal bangkrut, maka ada kemungkinan juga utang tidak dibayarkan. Balik lagi ke hukum investasi ya!

Obligasi sendiri terdiri dari 2 jenis yaitu obligasi pemerintahan dan obligasi perusahaan/korporasi.

Obligasi pemerintah sudah pasti lebih aman dibandingkan dengan obligasi perusahaan. Akan tetapi perlu diingat bahwa semakin aman obligasi, maka akan semkain rendah juga tingkat bunganya.

Pertanyaannya berikutnya adalah bagaimana skema obligasi sehingga investor dapat memperoleh keuntungan? Jadi, sebagai investor kalian akan memperoleh keuntungan investasi obligasi sesuai dengan bunga yang ditetapkan. Bunga obligasi ini biasanya akan dibagikan secara berangsur dan rutin misal sekali atau dua kali setahun. Sedangkan untuk jumlah pokok obligasi akan dibagikan pada saat tanggal jatuh tempo obligasi.

Baca Juga: Investasi Obligasi: Pengertian, Jenis Obligasi, Keuntungan dan Cara Investasi Obligasi

6. Reksadana

Reksadana
Reksadana

Buat kalian yang masih belum tahu tentang investasi reksadana.

Jadi, reksadana ini adalah jenis investasi yang tergolong aman tapi dibandingkan dengan beberapa jenis investasi yang sudah dijelaskan sebelumnya, reksadana memiliki tingkat pengembalian atau return yang tinggi.

Mengapa bisa demikian?

Pertama, karena reksadana sendiri merupakan sekumpulan produk investasi yang dapat kalian pilih misalnya seperti saham, obligasi, surat utang dan deposito semuanya ada disini.

Reksadana adalah sekumpulan produk investasi yang dikelola oleh manajer investasi yang memang bertanggung jawab untuk mengatur dan mengelola investasi para investor yang berinvestasi disana.

Jadi, dalam hal ini kalian tidak perlu repot untuk mengatur dan mengelola investasi sendiri.

Karena kalian akan dibantu oleh manajer investasi untuk mengatur dan mengelola investasi secara bersama-sama dengan investor yang lainnya.

Ada banyak jenis investasi yang dapat kalian pilih dalam reksadana ini. Jangka waktunya pun tergantung pada jenis reksadana yang kalian beli.

Ada beberapa jenis reksadana yang bisa dipilih ada reksadana pasar uang, reksadana obligasi/pendapatan tetap, reksadana saham, dan jenis reksadana lainnya.

Untuk risikonya bagaimana?

Sama halnya dengan jangka waktu investasi yang kalian pilih. Risiko investasi di reksadana juga tergantung pada jenis investasi reksadana seperti apa yang kalian pilih.

Se-simple itu, menurut saya jenis investasi reksadana ini sangat pas buat kalian yang masih awam dan dapat dikatakan sebagai pemula dalam berinvestasi karena disini kalian bisa belajar investasi bersama dengan investor yang lainnya.

Bagaimana skema investor mendapatkan uang dari reksadana? Jadi, skemanya hampir sama dengan saham dan obligasi.

Keuntungan akan didapatkan sesuai dengan jenis investasi yang kalian pilih. Bisa melalui dividen saham atau bunga obligasi.

Kalian juga akan dapat keuntungan saat menjual investasi tersebut ketika nilai jenis investasi meningkat.

Namun, satu hal yang penting harus kalian ketahui adalah pastikan kalian menyiapkan dana pengeluaran setiap tahun atau rasio pengeluaran saat berinvestasi dalam reksadana.

Baca Juga: Mengenal Investasi Reksadana, Jenis Produk dan Cara Investasi di Reksadana

7. Indeks Dana

Indeks Dana
Indeks Dana

Jenis investasi yang berikutnya adalah indeks dana. Indeks dana sendiri hampir sama dengan reksadana, namun dilakukan secara pasif dengan cara melacak indeks.

Disini kalian tidak membutuhkan biaya pengeluaran setiap tahunnya karena kalian tidak perlu membayar manajer untuk memilih jenis investasi seperti reksadana.

Mengenai risiko investasi pada indeks dana, sama seperti reksadana semuanya tergantung pada jenis investasi yang akan kalian pilih. Skema keuntungannya pun sama dengan reksadana.

Ada beberapa jenis indeks dana yang dapat kalian pilih misalnya seperti The S&P 500, The Dow Jones Industrial Average (DJIA), Nasdaq, Russell 2000 Index, The Wilshire 5000 total market index, dan The MSCI EAFE Index.

Tapi menurut saya, bagi seorang pemula indeks dana sedikit lebih rumit.

Apalagi bagi para investor pemula yang masih awam dengan dunia investasi.

Walaupun dilakukan secara bersama, namun pemilihan jenis investasi dilakukan secara mandiri.

8. Exchange Traded Funds (ETFs)

Exchange Traded Funds (ETFs)
Exchange Traded Funds (ETFs)

Dalam dunia investasi, ETF sudah sangat populer di kalangan para investor profesional.

Konsepnya sama dengan reksadana, akan tetapi ETF ini memperdagagngkan saham sepanjang hari di bursa saham.

Jadi, sudah pasti kalian akan mengetahui pergerakan jual beli saham setiap harinya dengan sangat aktif.

Kalian juga akan mengetahui nilai saham berubah secara drastis dengan ETF ini.

Lalu, bagaimana investor mendapatkan keuntungan?

Konsep dan skemanya sama dengan reksadana dan indeks dana. Kalian akan mendapatkan keuntungan saat nilai saham meningkat sehingga kalian dapat menjualnya dengan nilai yang tinggi dan mendapatkan untung.

Selain itu, ETF juga akan membayarkan dividen dan juga bunga pada para investor yang bergabung dengannya.

Jenis Investasi untuk Pemula Paling Aman

Jenis Investasi untuk Pemula Paling Aman
Jenis Investasi untuk Pemula Paling Aman

Oke buat kalian yang tidak ingin tantangan dan ingin selalu berada di zona aman, jenis investasi untuk pemula yang paling aman berikut ini bisa kalian jadikan pilihan.

Jenis investasi untuk pemula yang paling aman tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

1. Investasi Emas

Emas adalah jenis investasi yang paling aman menurut dan pas untuk pemula. Karena selain modal awal investasi yang kecil, harga emas juga stabil dan hampir dikatakan tidak memiliki risiko.

2. Properti dan Tanah

Investasi properti juga low risk dan aman.

Akan tetapi kurang cocok untuk pemula karena modal awal investasi yang diperlukan cukup besar.

Walaupun memang tergolong aman dan nilai investasinya akan semakin tinggi di masa depan.

3. Sertifikat Deposito

Deposito juga sangat pas dan cocok bagi Anda para investor pemula yang ingin mulai belajar investasi.

Namun, sesuai dengan keamanan dan low risk, return yang akan didapatkan juga sangat rendah (low return)

4. Reksadana

Buat kalian yang ingin merasakan tantangan investasi yang sesungguhnya namun tetap sedikit aman, kalian bisa pilih jenis investasi reksadana.

Menurut saya, reksadana adalah pilihan yang tepat bagi para investor pemula karena selain menawarkan high return, kalian juga dapat belajar bersama-sama dengan investor yang lainnya.

Kalian juga tak perlu repot mengurus masalah portofolio investasi karena ada manajer reksadana yang sudah bertanggung jawab untuk mengelola dan mengatur investasi secara keseluruhan.

5. Obligasi

Obligasi juga dapat dikatakan sebagai jenis investasi untuk pemula yang cukup aman. Terutama jika kalian memilih jenis obligasi pemerintah.

Dalam hal ini bunganya tergantung pada suku bunga yang ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga: Ingin Uang Jajan Tambahan? Ini Dia Ide Usaha Bisnis Tanpa Modal untuk Mahasiswa

Urutan Jenis Investasi untuk Pemula (Low Risk to High Risk)

Hal pertama yang dipertimbangkan oleh para investor pemula pastinya adalah risiko investasi yang akan dipilih dan dilakukan.

Ya, risiko adalah hal pertama yang dipertimbangkan setelah itu baru return.

Bagi seorang investor yang tidak suka tantangan, memilih jenis investasi yang low risk adalah salah satu pilihan terbaik.

Akan tetapi, semuanya sesuai dengan hukum investasi low risk, low return or high risk, high return.

Nah, untuk mempermudah kalian, saya akan mengurutkannya mulai dari yang low risk ke high risk ya.

  1. Emas
  2. Real Estate, Property/Tanah
  3. Sertifikat Deposito
  4. Obligasi
  5. Reksadana
  6. Indeks Dana
  7. Saham
  8. ETF

Jadi, mana jenis investasi yang akan kamu pilih nih?

Untuk saat ini, saya sendiri dan suami masih bingung jenis investasi seperti apa yang akan kami pilih.

Tapi, sepertinya reksadana adalah pilihan utama yang akan kami pertimbangkan untuk selanjutnya.

Karena sebagai pemula dalam dunia investasi tentu saja saya dan suami butuh wadah untuk bertukar pikiran dan belajar investasi bersama dengan investor yang lainnya.

Buat kalian yang sudah pernah atau sedang berinvestasi, kalian bisa banget share pengalaman kalian di kolom komentar artikel ini.

Kita bisa sharing secara terbuka dan belajar investasi bersama disini.

Mungkin itu saja artikel tentang jenis investai yang dapat saya sampaikan.

Untuk selanjutnya pasti saya akan share lebih banyak lagi tentang investasi pada sahabat alvindayu.

Saya juga pasti akan membagikan artikel tentang investasi sesuai dengan pengalaman dan apa yang saya pelajari.

Semoga artikel ini bermanfaat ya, thank you!

255K
SHARES
2.4M
VIEWS

Sosok wanita periang, dengan ketawa lepas, suka makan coklat sembari menulis. Suka makan tapi sulit gemuk! follow sosial media saya ya, biar kita lebih akrab lagi :D