Investasi Obligasi

Investasi Obligasi – Hola sahabat alvindayu.com. Lagi-lagi saya akan bahas topik seputar keuangan dan investasi. Kalau sebelumnya saya sudah pernah membahas tentang investasi saham, reksadana dan investasi emas.

Ada lagi nih satu jenis investasi yang menarik perhatian dan minat saya untuk mencari tahu lebih dalam lagi seputar jenis investasi untuk pemula yang satu ini.

Ya, benar sekali sesuai dengan judulnya kali ini saya akan membahas tentang investasi obligasi yang juga mampu menarik perhatian saya untuk berinvestasi disana.

Kenapa bisa menarik perhatian saya?

Karena menurut saya obligasi ini adalah jenis investasi yang aman nomor 2 setelah emas.

Ya, memang begitu tidak hanya saya yang beranggapan bahwa obligasi adalah safe investment, akan tetapi ini juga diakui oleh fool.com.

Walaupun memang pada kenyataannya tidak ada investasi yang benar-benar aman.

Tapi untuk para pemula yang ingin mulai untuk berinvestasi saya rasa investasi obligasi ini masih cocok dan pas.

Apa Itu Obligasi?

Apa Itu Obligasi
Apa Itu Obligasi

Bagi para anak ekonomi dan investor pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu jenis investasi yang satu ini.

Buat kalian yang masih belum tahu apa itu obligasi, jangan khawatir dan jangan sedih karena kalian bisa belajar seputar investasi di alvindayu.com ini.

Oke, buat kalian yang masih belum tahu apa itu obligasi.

Jadi menurut wikipedia, obligasi adalah suatu istilah dalam dunia keuangan yang merupakan surat utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi yang berisi pernyataan dan janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya saat jatuh tempo.

Pengertian obligasi juga sudah dijelaskan oleh IDX, obligasi atau surat utang adalah salah satu efek yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan efek lainnya misalnya seperti saham, real estate, suku dan juga efek beragun aset.

Wah panjang sekali ya pengertiannya? Masih kurang paham?

Oke, mari kita buat simple saja apa itu obligasi?

Jadi, obligasi adalah salah satu jenis investasi yang juga sering disebut dengan surat utang.

Obligasi akan diterbitkan oleh penerbit obligasi (peminjam dana) kepada pemegang obligasi (investor/pemilik dana) dalam jangka waktu tertentu.

Umumnya obligasi merupakan jenis investasi jangka menengah dan jangka panjang.

Nah, nanti si pemegang obligasi (investor/pemilik dana) ini akan mendapatkan kupon nih setiap bulannya.

Apa itu kupon obligasi?

Oke, buat kamu yang masih belum tahu apa itu kupon obligasi.

Jadi, kupon obligasi adalah kupon yang berisi besaran bunga yang akan kalian dapatkan setiap tahunnya atau bisa disebut dengan yield.

Sebenarnya untuk apa sih Obligasi dibuat?

Oke, jadi obligasi atau surat utang ini biasanya dibuat oleh lembaga atau pihak yang membutuhkan dana misal untuk membangun bisnis atau sejenisnya.

Oleh karena itu, saat membutuhkan dana mereka akan menerbitkan obligasi dengan tujuan agar untuk mendapatkan dana yang nantinya akan mereka dapatkan dari pemegang obligasi (investor).

Baca Juga: Jenis Investasi untuk Pemula, No 6 Paling Aman dan Menguntungkan

Jenis-jenis Investasi Obligasi

Jenis jenis Investasi Obligasi
Jenis jenis Investasi Obligasi

Nah, sudah paham belum tentang apa itu obligasi?

Oke sekarang, mari kita bahas tentang jenis-jenis obligasi untuk mengetahuinya investasi obligasi lebih dalam lagi.

Jenis obligasi itu sendiri secara umum dibagi menjadi 3 nih. Ada jenis obligasi berdasarkan penerbitnya, jenis obligasi berdasarkan sistem pembayaran bunga dan ada juga jenis obligasi lainnya.

Jenis Obligasi Berdasarkan Penerbitnya

Jenis Obligasi Berdasarkan Penerbitnya
Jenis Obligasi Berdasarkan Penerbitnya

Pertama mari kita bahas tentang jenis obligasi berdasarkan pada penerbitnya dulu yuk.

Nah, berdasarkan penerbitnya jenis obligasi dibagi nih guys.

Ada obligasi pemerintah dan obligasi perusahaan.

Apa sih bedanya? Mari kita pahami kedua jenis obligasi berdasarkan pada penerbitnya berikut ini.

Jenis Obligasi Pemerintah

Sesuai dengan namanya obligasi pemerintah adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau Negara.

1. Obligasi Pemerintah (Government Bond)

Sesuai dengan namanya, jenis obligasi ini diterbitkan oleh pemerintah.

Obligasi pemerintah disebut juga Surat Utang Negara atau disingkat SUN.

Kapan pemerintah menerbitkan obligasi?

Ya, tentu saja saat pemerintah membutuhkan dana atau uang untuk keperluan infrastruktur misal seperti pembangunan jalan tol, proyek pembangunan jembatan dan lainnya.

Misal nih, Bapak Jokowi ada rencana proyek pembangunan tol yang sudah di planning tapi APBN negara tidak mencukupi.

Dalam momen ini pemerintah tidak memiliki cukup dana untuk melakukan proyek pembangunan tersebut.

Nah, daripada utang kepada negara lain lebih baik biasanya pemerintah akan menerbitkan surat utang atau obligasi yang ditawarkan kepada masyarakat yang ingin menginvestasikan dananya kepada pemerintah.

Agar lebih menarik perhatian para investor, biasanya pemerintah akan menaikkan tingkat suku bunga obligasi per tahunnya dengan jangka waktu obligasi yang ditetapkan misal 5 tahun, 10 tahun dan seterusnya tergantung kebijakan pemerintah.

Nah, di surat utang atau obligasi ini akan tertera pernyataan dan perjanjian utang obligasi yang harus dipenuhi oleh penerbit obligasi dan juga pemegang obligasi.

Tentu saja ini harus disetujui oleh keduanya!

Siapa yang menerbitkan obligasi pemerintah?

Obligasi pemerintah akan diterbitkan oleh kementerian keuangan.

Setelah itu, obligasi tersebut akan ditawarkan kepada masyarakat melalui Bursa Efek Indonesia.

Apa tujuan diterbitkannya obligasi pemerintahan?

Tentu saja tujuannya adalah untuk mendanai APBN pemerintah dalam beroperasi membangun Negara.

Nah, jenis obligasi atau surat utang pemerintah ini adalah jenis obligasi yang paling aman loh.

Kerana sudah dijamin keamanannya oleh pemerintah melalui perekonomian suatu Negara.

Oh iya, obligasi pemerintah masih dibagi lagi nih.

Jadi tuh sebenarnya pemerintah akan menerbitkan 2 jenis obligasi. Obligasi pemerintah yang paling utama adalah Surat Utang Negara (SUN).

Dan jenis obligasi yang lainnya adalah jenis Obligasi Ritel seperti Obligasi Ritel Indonesia (ORI), Obligasi Sukuk Ritel (Sukri Syari’ah) dan Saving Bond Ritel.

Oke jadi dapat disimpulkan ada 4 jenis obligasi pemerintah antara lain:

  • Surat Utang Negara (SUN)
  • Obligasi Ritel Indonesia (ORI)
  • Obligasi Sukuk Ritel (Syari’ah)
  • Saving Bond Ritel (SBR)

2. Obligasi Korporasi/Perusahaan (Corporate Bond)

Oke, lanjut ke jenis obligasi berikutnya yaitu obligasi corporate.

Sesuai dengan namanya, jenis obligasi ini merupakan obligasi yang diterbitkan oleh korporasi atau perusahaan.

Tujuan dan alasan diterbitkannya obligasi ini juga sama,.

Yaitu suatu perusahaan yang membutuhkan dana untuk modal pengembangan usaha biasanya akan mencari investor dari luar terutama masyarakat seperti kita-kita nih agar bisa berinvestasi disana.

Tentu saja dengan penerbitan obligasi.

Jadi, selain saham perusahaan biasanya juga akan menerbitkan obligasi dengan return yang lebih rendah atau low return tapi tentu saja obligasi ada jenis investasi yang low risk banget ya.

Nah, buat kalian yang tidak ingin investasi saham kalian bisa pilih investasi obligasi nih agar lebih aman.

3. Obligasi Daerah (Municipal Bond)

Tidak hanya pemerintah pusat yang biasanya akan menerbitkan obligasi.

Tapi apabila pemerintahan dalam suatu daerah membutuhkan dana untuk pembangunan.

Biasanya mereka juga akan menerbitkan obligasi nih.

Namanya adalah obligasi municipal.

Jadi, jenis obligasi municipal bond ini adalah jenis obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah daerah untuk membiaya proyek-proyek tertentu di beberapa daerah.

Jenis Obligasi Berdasarkan Sistem Pembayaran Bunga

Jenis Obligasi Berdasarkan Sistem Pembayaran Bunga
Jenis Obligasi Berdasarkan Sistem Pembayaran Bunga

Lanjut ke jenis obligasi jika didasarkan pada sistem pembayaran bunganya. Jenis obligasi ini sama-sama ada di obligasi pemerintah ataupun obligasi korporasi/perusahaan.

Jadi, sebelum kalian investasi obligasi pastikan dulu kalian tahu istilah dari beberapa jenis obligasi berikut ini.

1. Zero Coupon Bonds

Pertama adalah jenis obligasi zero coupon bonds. Sudah pernah mendengar jenis obligasi yang satu ini belum?

Jadi, zero coupon bonds sendiri adalah suatu obligasi yang mana sistem pembayaran bungany dilakukan sekaligus pada saat obligasi tersebut jatuh tempo.

Jadi, misal nih kalian membeli obligasi yang jatuh temponya adalah 5 tahun sejak obligasi itu diterbitkan.

Nah, kalian tidak akan mendapatkan bunga tahunan secara rutin.

Tapi karena ini adalah obligasi zero coupon, maka kalian hanya akan mendapatkan bunga saat obligasi jatuh tempo saja.

Paham kan? Buat kalian yang tidak mengharapkan bunga tahunan, tentu saja jenis obligasi ini pas untuk kalian.

2. Coupon Bonds

Lanjut ke jenis obligasi berdasarkan sistem pembayaran bunga yang berikutnya yaitu coupon bonds.

Nah, jenis obligasi coupon bonds ini yang paling sering beredar yakni sesuai dengan namanya.

Jika kalian memilih jenis investasi ini maka kalian akan mendapatkan pembayaran bunga melalui kupon yang diberikan secara rutin atau periodik sesuai dengan ketentuan penerbit obligasi yang sudah disepakati.

3. Fixed Coupon Bonds

Jenis obligasi selanjutnya berdasarkan sistem pembayaran bunganya adalah fixed coupon bonds.

Apa itu fixed coupon bonds?

Jadi, fixed coupon bonds adalah jenis obligasi yang tingkat kupon bunganya sudah ditetapkan terlebih dahulu sebelum obligasi tersebut ditawarkan di pasar keuangan.

Sama halnya dengan coupon bonds pada umumnya jenis obligasij ini juga menerapkan sistem pembayaran bunga secara periodik sesuai kesepakatan.

4. Floating Coupon Bonds

Lanjut ke jenis obligasi yang terakhir yaitu floating coupon bonds.

Jenis obligasi yang satu ini adalah obligasi dengan tingkat kupon yang bunganya ditentukan sebelum jangka waktu tertentu.

Jadi, nantinya bunga obligasinya akan mengacu pada suatu ketentuan-ketentuan gitu loh.

Misal seperti Average Time Deposit (ATD) atau yang lainnya.

Jenis Obligasi Berdasarkan Hal Lainnya

Jenis Obligasi Berdasarkan Hal Lainnya 1
Jenis Obligasi Berdasarkan Hal Lainnya 1

Nah, walaupun sebenarnya yang paling utama harus kalian ketahui dan kalian pahami tentang jenis obligasi itu adalah beberapa jenis obligasi berdasarkan penerbitnya seperti yang sudah saya jelaskan diatas.

Tapi nih, kamu juga harus tahu beberapa jenis obligasi berdasarkan hal-hal lainnya yang biasanya digunakan sebagai istilah jenis obligasi.

Langsung saja yuk simak ulasannya berikut ini.

1. Convertible Bond

Istilah obligasi atau jenis obligasi lainnya yang juga harus kalian pahami dan mengerti adalah convertible bond.

Apa itu convertible bond?

Jadi, convertible bond adalah jenis obligasi yang bisa diubah menjadi saham oleh pemilik obligasi.

Jenis obligasi ini biasanya akan diterbitkan oleh perusahaan yang juga menerbitkan saham.

Menarik sekali ya?

2. Non-Convertible Bond

Nah, jenis obligasi berikutnya yaitu non-convertible bond.

Kebalikan dari jenis obligasi sebelumnya, obligasi non convertible ini tidak dapat diubah menjadi saham.

3. Callable Bond

Lanjut ke jenis obligasi berikutnya yakni callable bond.,

Apa sih callable bond?

Jadi, obligasi callable inij adalah obligasi yang hanya bisa di tarik pada saat jatuh tempo saja.

Tentu kalian tidak bisa menariknya sebelum jatuh tempo karena biasanya akan dikenakan sanksi.

4. Yankee Bond

Yankee bond adalah jenis obligasi yang diterbitkan dalam negeri dengan satuan mata uang lokal.

5. Euro Bond

Sedangkan Euro bond adalah jenis obligasi yang diterbitkan di luar negeri dengan satuan mata uang asing.

Jenis Obligasi Pemerintah

Jenis Obligasi Pemerintah
Jenis Obligasi Pemerintah

Nah, sebelumnya kan sudah saya jelaskan tentang jenis obligasi berdasarkan penerbitnya.

Salah satunya adalah obligasi pemerintah.

Nah, obligasi pemerintah ini masih dibagi lagi menjadi beberapa jenis obligasi pemerintah nih.

Untuk lebih jelasnya yuk simak ulasan selengkapnya berikut ini.

1. Obligasi Pemerintah/Surat Utang Negara (SUN)

Surat Utang Negara (SUN) adalah obligasi pemerintah yang paling utama diterbitkan.

Jadi, dalam obligasi ini pemerintah akan menerbitkan obligasi dengan kupon tetap (Seri FR – Fix Rate), obligasi kupon variable (Seri VR – Variabel Rate) dan juga obligasi sukuk yang berprinsip syari’ah.

Nah, secara umum jenis obligasi pemerintah dalam kategori SUN ini amat sangat mahal bisa ratusan hingga milyaran rupiah harganya.

Ya, tentu saja dong ini memberatkan masyarakat untuk berinvestasi ke obligasi pemerintah.

Termasuk juga saya dan juga mungkin kalian yang masih pemula. Ya kan?

Eits, tapi jangan sedih dulu masih ada kok jenis investasi obligasi pemerintah yang bisa dibeli dengan modal kecil.

Ya, dia adalah obligasi ritel pemerintah.

Apa itu obligasi ritel pemerintah? Mari kita simak ulasannya berikut ini.

2. Obligasi Ritel Pemerintah

Oke, melihat keinginan masyarakat untuk berinvestasi dengan modal kecil. Pemerintah tidak kehabisan akal nih, mereka juga menerbitkan obligasi ritel.

Apa itu obligasi ritel?

Jadi, obligasi ritel adalah obligasi yang juga diterbitkan oleh pemerintah tapi dengan tujuan untuk dijual kepada individu atau perseorangan gitu.

Nah, jadi ada 3 jenis investasi obligasi ritel yang diterbitkan oleh pemerintah yang bisa kalian pilih nih.

Antara lain seperti Obligasi Ritel Indonesia (ORI) , Sukuk Ritel (Syariah) dan yang paling terbaru adalah Saving Bond Ritel (SBR).

Jenis obligasi ritel yang diterbitkan oleh pemerintah ini dapat kalian beli mulai harga Rp. 2  juta.

Murah kan? Dan yang paling penting aman.

Jenis Obligasi Ritel Pemerintah

Oke sekarang, mari kita bahas lebih mendalam tentang ketiga jenis obligasi ritel pemerintah ini.

  • Oblgasi Ritel Indonesia (ORI)

ORI adalah salah satu obligasi ritel yang diterbitkan oleh pemerintah.

Nah, ORI ini adalah salah satu jenis obligasi yang paling banyak dipilih oleh masyarakat Indonesia nih.

Kenapa bisa demikian?

Ya, tentu saja selain harganya yang lebih murah ORI juga merupakan jenis obligasi yang mirip dengan SUN.

Yakni jenis obligasi yang diterbitkan dengan tujuan membiayai defisit APBN dengan nominal yang lebih kecil dan tentu saja dapat dibeli secara ritel.

  • Sukuk Ritel Syariah

Nah, buat kalian yang ingin investasi obligasi tapi masih sesuai dengan syariat islam.

Kalian bisa banget nih pilih jenis obligasi yang satu ini.

Ya, dia adalah Sukuk Ritel Syariah.

Tujuan diterbitkannya sama dengan jenis obligasi pemerintah yang lainnya.

Hanya saja sukuk ritel syariah ini diterbitkan dengan berdasarkan prinsip syariah.

  • Saving Bond Ritel (SBR)

Jenis obligasi ritel pemerintah yang baru-baru ini dirilis adalah Saving Bond Ritel atau biasa dikenal dengan singkatan SBR.

Apa itu SBR?

Sebenarnya sih SBR ini sama dengan ORI. Hanya saja surat utang atau surat berharga negara yang satu ini tidak dapat diperjual belikan di pasar sekunder.

Jadi nih, buat kalian yang tidak ingin menjual obligasi ke orang lain sampai jatuh tempo.

Jenis obligasi SBR ini bisa kalian pilih!

SBR memiliki kesamaan dengan investasi deposito yang bersifat saving money.

Nah, jadi bisa disimpulkan nih dari ketiga jenis obligasi ritel yang diterbitkan pemerintah memiliki perbedaan di konsep dan jual belinya.

  • ORI adalah jenis obligasi SUN yang dapat diperjual belikan di pasar sekunder.
  • Sukuk Ritel adalah jenis obligasi SUN yang memiliki konsep syariah dan bisa juga diperjual belikan di pasar sekunder. Sedangkan,
  • SBR adalah jenis obligasi SUN yang mirip ORI hanya saja tidak dapat di perjual belikan di pasar sekunder.

Nah, sekarang kalian sudah paham kan?

Kira-kira jenis obligasi mana nih yang akan kalian pilih?

Keuntungan Investasi Obligasi

Keuntungan Investasi Obligasi
Keuntungan Investasi Obligasi

Lanjut ke keuntungan investasi obligasi yang akan kalian dapatkan ketika memutuskan untuk investasi disana.

Tentu saja setiap jenis investasi untuk pemula memiliki keuntungan yang berbeda-beda.

Kira-kira apa saja ya keuntungan yang akan didapatkan ketika kita memutuskan untuk investasi obligasi?

Yuk temukan jawabannya berikut ini.

  • Memperoleh Kupon atau Return Investasi Rutin Secara Berkala

Keuntungan pertama yang akan kalian dapatkan ketika berinvestasi di pasar uang obligasi adalah kalian akan mendapatkan return investment berupa kupon secara rutin bisa 1 bulan sekali, 3 bulan, 6 bulan atau bahkan setahun sekali. Tergantung perjanjian dan kesepakatan yang ada di surat utang/obligasi.

  • Memperoleh Capital Gain

Tidak hanya akan memperoleh bunga dalam bentuk kupon secara rutin.

Kalian juga bisa loh memperoleh capital gain saat menjual obligasi tersebut kepada pihak lain.

Karena harga obligasi cenderung naik setiap harinya.

Eits, tapi jangan salah ketika kalian sudah menjualnya jangan mengharapkan bunganya lagi ya.

Karena bunga selanjutnya akan diterima oleh pemilik obligasi yang baru.

  • Return Obligasi Pasti Dibayarkan

Return obligasi pasti akan dibayarkan oleh penerbit obligasi, terutama jenis obligasi pemerintahan karena sudah diatur dalam UU No 24 Tahun 2002 atau UU No 19 Tahun 2008.

Walaupun tidak ada jaminan return akan dibayarkan juga oleh penerbit obligasi dalam bentuk korporasi/perusahaan.

Jadi, itu mengapa obligasi pemerintah lebih banyak diminati oleh masyarakat terutama bagi para investor pemula.

  • Return Lebih Tinggi dari Deposito

Dibandingkan dengan jenis investasi deposito, tentu saja obligasi menawarkan return yang lebih tinggi dibandingkan return/bunga deposito.

Jadi, buat kalian yang ingin investasi aman namun memiliki return yang lebih besar dari deposito atau tabungan.

Obligasi pemerintah dapat kalian jadikan pilihan.

  • Dapat Dijadikan Agunan

Buat kalian yang sedang bingung mencari pinjaman dan dimintai jaminan.

Jangan khawatir karena obligasi ini ternyata bisa juga loh dijadikan sebagai agunan atau jaminan.

Kok bisa?

Ya bisa saja karena obligasi termasuk ke dalam kategori surat berharga.

Baca Juga: 10 Daftar Aplikasi Pinjam Uang Online Terdaftar OJK, Syarat dan Cara Pengajuannya

Cara Investasi Obligasi untuk Pemula

Cara Investasi Obligasi untuk Pemula
Cara Investasi Obligasi untuk Pemula

Nah, sekarang kalian sudah paham kan apa itu investasi obligasi, jenis obligasi dan keuntungan investasi obligasi?

Lalu, sekarang bagaiman cara investasi obligasi?

Oke, mari kita bahas cara investasi obligasi untuk kalian yang tertarik berinvestasi obligasi.

Jadi, sebenarnya ada beberapa cara investasi obligasi yang dapat kalian lakukan.

Terlebih lagi, semakin majunya teknologi membuat tata cara investasi obligasi semakin mudah.

Kalian dapat melakukan investasi obligasi secara online maupun offline.

Satu hal yang harus kalian ketahui adalah pada umumnya penerbit obligasi akan bekerjsa sama dengan perusahaan atau bank sebagai agen penjual obligasi yang dimilikinya.

Seperti BEI, Reksadana dan beberapa bank lainnya.

Bahkan nih, sekarang juga sudah ada banyak platform yang dapat kalian gunakan untuk investasi obligasi secara online seperti bareksa, bibit dan masih banyak yang platform lainnya.

Berikut ini beberapa cara investasi obligasi yang dapat kalian lakukan.

Cara Investasi Obligasi di Reksadana

Salah satu cara investasi obligasi yang menurut saya cukup mudah adalah investasi obligasi melalui reksadana.

Sebelumnya saya sudah sempat membahas tentang investasi reksadana.

Kalian bisa membacanya terlebih dahulu jika belum paham apa hubungan antara investasi obligasi dan reksadana.

Baca Juga: Mengenal Investasi Reksadana, Jenis Produk dan Cara Investasi di Reksadana

Saat ini ada banyak lembaga reksadana baik online maupun offline yang dapat kalian pilih untuk berinvestasi.

Kalian tidak perlu repot dan bingung ketika akan berinvestasi obligasi di reksadana, karena biasnya manajer investasi akan membantu kalian memutuskannya.

Cara Investasi Obligasi di Bank

Seperti yang sudah saya jelaskan tadi, biasanya penerbit obligasi akan bekerja sama dengan perusahaan atau bank yang ditunjuk sebagai agen penjual obligasi.

Nah, selain melalui reksadana kalian bisa nih membeli obligasi melalui bank yang ditunjuk oleh penerbit obligasi.

Misal seperti Bank BCA, Mandiri, BRI, BNI dan bank-bank lainnya yang bekerja sama.

Bahkan nih, di bank BCA kalian bisa loh langsung investasi obligasi secara online.

Begitu juga bank lainnya yang juga memiliki layanan online.

Cara Investasi Obligasi di BEI

Kalian juga bisa loh langsung melakukan investasi obligasi ke BEI.

Biasanya kalian akan ditangani langsung oleh pihak trader atau broker yang nantinya akan mengarahkan kalian untuk berinvestasi di BEI.

Nah, kalian bisa pilih nih trader atau broker mana yang akan kalian gunakan untuk mengantarkan kalian investasi obligasi di BEI.

Pastikan kalian memilih trader atau broker yang terpercaya ya.

Baca Juga: Tips Investasi Pemula Modal Kecil, Milenial Wajib Tahu!

Tata Cara Investasi Obligasi

Tata Cara Investasi Obligasi
Tata Cara Investasi Obligasi

Nah, agar kalian tidak bingung menurut investopedia tata cara investasi obligasi dibagi menjadi beberapa tahap berikut ini.

Secara umum beberapa cara investasi di perusahan sekuritas baik melalui bank, perusahaan yang ditunjuk sebagai agen penjual dan BEI memiliki tata cara dan langkah-langkah yang sama yakni sebagai berikut.

1. Membuka Rekening Obligasi

Pertama, kalian akan diharuskan untuk membuka rekening terlebih dahulu setelah memilih perusahaan sekuritas mana yang akan kalian pilih untuk menangani pembelian dan penjualan obligasi.

Pastikan kalian memilih perusahaan sekuritas yang terpercaya ya.

2. Pahami Produk Obligasi

Selanjutnya, pastikan kalian memahami produk obligasi yang akan di pilih.

Jenis obligasi mana yang akan kalian pilih.

Perhatikan risk dan returnnya juga.

3. Lakukan Analisis

Agar lebih paham dengan produk dan jenis obligasi yang akan dipilih.

Kalian bisa lakukan analisis untuk membulatkan keputusan yang akan diambil agar sesuai dengan apa yang kalian inginkan.

Kalian bisa analisis obligasi dengan mempertimbangkan risk, return, kupon, jangka waktu dan nilai penerbitan dan juga perinkatnya.

Dan yang paling penting pastikan juga kalian mempertimbangkan profil penerbit obligasi yang akan dipilih.

4. Beli Obligasi Pada Trader atau Broker?

Selanjutnya, kalian bisa amanatkan pembelian obligasi pada trader atau broker yang sudah kalian pilih.

5. Persiapkan Dana Investasi

Nah, terakhir kalian bisa langsung persiapkan dana investasi yang akan kalian investasikan pada produk obligasi yang dipilih untuk dibeli.

Pastikan kalian bijak untuk menempatkan dana tunai pada setiap jenis investasi yang kalian pilih ya.

Ini sangat penting untuk diingat.

Nah, sekarang kalian sudah bisa investasi obligasi dengan mudah.

Buat kalian yang tidak mau ribet kalian bisa banget nih investasi obligasi secara online melalui platform investasi yang saat ini sudah banyak tersedia secara online.

Tertarik untuk investasi obligasi?

Semoga artikel ini bisa menjadi salah satu pencerahan buat kalian yang ingin mulai investasi obligasi ya.

Baca Juga: Investasi Saham: Pengertian, Jenis Hingga Cara Investasi Saham

Terimakasih, support dengan berlangganan artikel dari alvindayu.com untuk mendapatkan informasi bermanfaat yang lainnya.

Salam hangat dari seseorang yang ingin selalu membagikan hal-hal yang bermanfaat. Luv!

255K
SHARES
2.4M
VIEWS

Sosok wanita periang, dengan ketawa lepas, suka makan coklat sembari menulis. Suka makan tapi sulit gemuk! follow sosial media saya ya, biar kita lebih akrab lagi :D